Jerusalem - Satu roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, Sabtu, menghantam
satu kawasan industri di Sderot, Israel Selatan, dan membakar satu
gedung tetapi tidak menimbulkan korban, kata polisi.
Seorang juru bicara militer mengatakan gedung itu adalah satu
pabrik, dan juru bicara polisi Micky Rosenfeld mengatakan empat pekerja
dapat menyelamatkan diri setelah serangan itu.
"Ketika serangan berhenti, kami mulai memeriksa di dalam gedung itu
untuk memastikan apakah masih ada orang di sana." katanya.
Stasiun televisi swasta Saluran 10 mengatakan gedung itu adalah
pabrik cat dan seorang karyawannya luka ringan dan telah dibawa ke
rumah sakit.
Empat roket lainnya mendarat di satu lapangan tanpa menimbulkan
kerusakan apa pun, kata seorang juru bicara militer, dan menyatakan 23
roket dan peluru ditembakkan dari Gaza dalam dua pekan belakangan ini.
Pada Jumat, dua warga Palestina di Jalur Gaza tewas dalam serangan
udara Israel, setelah satu bom meledak di dekat pasukan yang menjaga
pagar keamanan Israel.
Serangan-serangan roket dari daerah pantai itu pada Jumat malam diikuti oleh serangan-serangan udara pada Sabtu malam.
Dari empat serangan udara pagi di Gaza, dua serangan menargetkan
"lokasi para pegiat teror" dan lainya menghantam depot-depot senjata dan
fasilitas-fasilitas produksi.
Para dokter Palestina mengatakan serangan-serangan udara yang
menewaskan dua pria terjadi dekat rumah Ismail Haniya, mantan perdana
menteri Hamas yang mengundurkan diri 2 Juni, ketika Jalur Gaza dan Tepi
Barat membentuk satu pemerintah persatuan.
Israel melakukan tekanan terhadap Hamas sejak hilangnya tiga remaja
Israel 12 Juni. Israel menuduh Hamas menculik para remaja itu di Tepi
Barat.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak masyarakat
internasional menekan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk mengakhiri
rekonsiliasinya dengan Hamas, dengan menyatakan penculikan yang
dituduhkan itu sebagai bukti bahwa kegiatan "teroris" gerakan itu
membuatnya tidak pantas menjadi mitra politik.
Lima warga Palestina tewas dalam operasi keamanan Israel untuk
mencari para remaja yang diculik itu dan lebih dari 400 orang ditahan,
sebagian besar adalah aggota Hamas.
Pasukan juga menggeledah sekitar 2.100 rumah di Tepi Barat, kata seorang juru bicara militer.
Sumber : (ANTARA
News)
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)

0 komentar:
Post a Comment