PM Malaysia: Jika MH17 Benar Ditembak, Pelaku Harus Diadili

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, mengaku sangat terkejut saat mendengar pesawat Malaysia Airlines jatuh di wilayah Ukrania. Menurut Najib, pesawat dengan nomor penerbangan MH17 itu lepas landas dari Amsterdam pukul 12.15 waktu setempat dan sedianya dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur pukul 6.10 waktu Malaysia.

"Malaysia Airlines telah mengonfirmasi bahwa pesawat tidak membuat panggilan darurat," ucap Najib dalam pernyataan yang dirilis Malaysia Airlines, Jumat, 18 Juli 2014.

Najib menuturkan, pihak berwenang Ukraina percaya bahwa pesawat jenis Boeing 777-200 itu ditembak jatuh. Namun, pada saat ini, ujar dia, Malaysia tidak bisa memverifikasi penyebab jatuhnya pesawat.

"Tapi, kita harus, dan kami akan, mencari tahu persis apa yang terjadi pada penerbangan ini," ujarnya.

Meski demikian, Malaysia akan bertindak tegas apabila pesawat MH17 jatuh karena ditembak. "Jika yang terjadi pesawat ditembak jatuh, maka kami bersikeras bahwa pelaku harus cepat dibawa ke pengadilan," kata dia.

Menurut Najib, ia telah melakukan pembicaraan dengan PM Belanda serta Presiden Ukraina. Kata Najib, Presiden Ukraina berjanji mengadakan penyelidikan penuh, menyeluruh, dan independen.

"Pejabat Malaysia juga akan diundang untuk ambil bagian," katanya.

Saat jatuh, pesawat nomor penerbangan MH17 tengah mengangkut 298 orang, terdiri dari 284 penumpang dewasa, tiga bayi dari berbagai negara dan 15 awak berkebangsaan Malaysia.

"Beberapa kebangsaan penumpang belum ditentukan," ujar Malaysia Airlines. (one)



Sumber : Vivanews
SHARE

SFI

ADMIN DARI INFO-KEPRAJURITAN.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment